Kumpulan referensi ilmu akuntansi

UNTUNG (GAINS)

Gains are increases in equity (net assets) from peripheral or incidental transaction of an entity and from all other transactions and other events and circumstances affecting the entity except those that result from revenues or investment by owners (FASB, SFAC No. 6)

Gains represent other items that meet the definition of income and may, or may not, arise in the course of the ordinary activities of an enterprise. Gains represent increases in economic benefits and as such are no different in nature from revenues. Hence, they are not regarded as constituting a seperate element in this framework (IAI, SAK 2002)

PENDAPATAN VS UNTUNG
          IAI/IASC tidak secara formal membedakan  pendapatan (revenues) dan untung (gains)
          Pendapatan dan untung dicakupi dalam satu definisi penghasilan (income)
          FASB memisahkan pendapatan dan untung   sebagai elemen yang berdiri sendiri

MAKNA YANG TERKANDUNG DALAM DEFINISI UNTUNG
·         Kenaikan ekuitas bersih
·         Periferal atau insidental
·         Selain yang dicakupi pendapatan
·         Selain investasi oleh pemilik atau transaksi yang berkaitan dengan pemilik

Transaksi, kejadian, atau keadaan yang menimbulkan untung (gains)
Ø  Periferal dan incidental
Misal, penjualan investasi dalam surat-  surat berharga, penjualan aset tetap, pelunasan utang obligasi sebelum jatuh tempo
Ø  Transfer non timbal balik  (nonreciprocal transfer) dengan pihak lain
Misal, hadiah dan donasi (bagi organisasi nonprofit) dan penerimaan ganti rugi pemenangan tuntutan perkara hukum
Ø  Penahanan aset (holding assets)
Misal, kenaikan harga sekuritas investasi, kenaikan nilai tukar valas, dan kenaikan karena penahanan persediaan (holding gains)
Ø  Faktor lingkungan
Misal, ganti rugi asuransi musibah alam yang melebihi kos aset yang rusak

Pendapatan dan (gains) dapat dikatakan cukup pasti terealisasi bilamana aset berkaitan yang diterima atau ditahan mudah dikonversi menjadi kas atau klaim atas kas yang cukup pasti jumlahnya.
1.       Aset dikatakan mudah dikonversi bila mempunyai (i) harga satuan yang tetap tidak bergantung bentuk dan penyajian barang (interchangeable / fungible units) dan (ii) daftar harga barang tersedia di suatu pasar aktif yang mampu menyerap seluruh kuantitas barang (aset) yang tersedia di perusahaan tanpa mempengaruhi harga pasar secara cukup berarti.

2.       Terbentuk / Terhak (earned) Pendapatan baru dapat diakui setelah terbentuk. Pendapatan dapat dikatakan telah terbentuk bilamana perusahaan telah melakukan secara substansial kegiatan yang harus dilakukan untuk dapat menghaki manfaat atau nilai yang melekat pada pendapatan.

Dibanding pendapatan, gains tidak timbul karena proses pembentukan tetapi karena kejadian tertentu sehingga criteria terbentuk kurang penting untuk gains dibanding criteria terealisasi atau cukup pasti terealisasi.

Demikian sedikit tentang pengertian untung semoga dapat bermanfaat.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori IKD dengan judul UNTUNG (GAINS). Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://referensiakuntansi.blogspot.com/2012/07/untung-gains.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: dodi tris - Rabu, 25 Juli 2012

Belum ada komentar untuk "UNTUNG (GAINS)"

Posting Komentar